Meski mengaku tak mengalami kesulitan bermain dalam film pertamanya, Fay yang merupakan jebolan dari ajang pencarian bakat di salah satu stasiun televisi swasta ini merasa tertantang memerankan sosok Bening."Karena Fay di sini jadi gadis desa yang kurang mampu. Jadi, kalau syuting pakai daster yang robek-robek. Dari dan ujung rambut sampai ujung kaki kulit pun dihitamin," kata Fay.
Menggeluti dunia acting, Fay mengaku banyak mengalami suka ketimbang duka. "Sukanya sih karena filmnya (Hasduk Berpola) bagus jadi enak mainnya. Sutradara dan teman-teman lawan main juga lucu, dan baik-baik. sabar, terus teman-teman lawan mainnya juga baik-baik. Kalau dukanya, nggak ada," kata Fay.
Film Hasduk Berpola berkisah tentang Masnun, veteran pejuang 45 yang terkenal sebagai pahlawan peristiwa penyobekan bendera di Surabaya. Ia ternyata tidak pernah bisa mengibarkan bendera Merah Putih di Hotel Oranye sesuai amanah. Sang cucu, Budi (12 tahun), tertantang untuk mengalahkan rivalnya, Kemal, yang aktif di kegiatan Pramuka. Maka ia juga berusaha untuk mengikuti kegiatan tersebut. Tapi karena kondisi keuangan yang tak memungkinkan, Budi tidak bisa membeli semua perlengkapan kepramukaan.
Film ini menceritakan bagaimana Budi berjuang memenuhi kewajibannya, hingga membuat iba Bening (10 tahun), adiknya yang rela mengorbankan seprei kesayangannya demi dibuat hasduk untuk kakaknya. Film berdurasi 100 menit ini dibintangi oleh Idris Sardi, Iga Mawarni, Petra Sihombing, Alisia Rininta, Calvin Jeremy dan masih banyak lagi.